Remote Access SSH di Cisco packettracer

SSH (Secure Shell) merupakan protocol jaringan yang digunakan untuk komunikasi data sama seperti telnet. pembahasan telnet pada artikel sebelumnya (disini). Perbedaannya jika SSH menggunakan komunikasi data yang terenkripsi dan secure/aman. sehingga protocol ssh banyak digunakan untuk melakukan remote akses pada jaringan maupun server.

Pada artikel kali ini, saya akan membahas konfigurasi SSH pada cisco packettracer.  untuk mengaktifkan service SSH pada cisco packet tracer, perlu mensetting beberapa service diantaranya setting domain router, username dan password login, transport input ssh pada line vty, Generate crypto rsa key 1024. 

Konfigurasi berdasarkan topologi dibawah. 

 

Lakukan Konfigurasi IP Address pada router cisco dan PC nya. untuk konfigurasi ip address sudah pernah dibasah pada artikel sebelumnya disini.

Sebelum melakukan konfigurasi SSH, terlebih dahulu mengganti nama hostname dan password enable pada router. Kemudian lakukan konfigurasi untuk mengaktifkan service SSH seperti pada konfigurasi dibawah.

Router(config)#hostname R1
R1(config)#ip domain-name taufik.com
R1(config)#username taufik secret 12345
R1(config)#line vty 0 4
R1(config-line)#transport input ssh
R1(config-line)#login local
R1(config-line)#exit
R1(config)#crypto key generate rsa
The name for the keys will be: R1.taufik.com
Choose the size of the key modulus in the range of 360 to 2048 for your
General Purpose Keys. Choosing a key modulus greater than 512 may take
a few minutes.
How many bits in the modulus [512]: 1024
% Generating 1024 bit RSA keys, keys will be non-exportable...[OK]
R1(config)#

 

Setelah selesai melakukan konfigurasi SSH, Kemudian Konfigurasi IP Address pada PC seperti pada gambar dibawah ini.

Setelah selesai melakukan konfigurasi IP Address pada PC, kemudian lakukan Test konfigurasi SSH pada command prompt di client. jika konfigurasi berhasil ditunjukkan seperti pada gambar dibawah.

3,158 thoughts on “Remote Access SSH di Cisco packettracer